Pada era modern seperti sekarang ini, orang cenderung memilih sesuatu yang instan, tak terkecuali dalam memilih obat. Kebiasaan para generasi pendahulu dalam mengonsumsi obat herbal pun perlahan tergeser oleh munculnya obat-obatan kimia. Obat-obatan ini dipercaya dapat lebih cepat menyembuhkan penyakit meski memiliki beberapa efek samping. Dalam beberapa kasus, penderita penyakit tertentu bahkan harus menggantungkan hidupnya pada konsumsi obat berkepanjangan. Tetapi, apakah obat kimia berbahaya jika dikonsumsi terus menerus?

Pengertian, Sifat, dan Efek Samping Obat Kimia

Obat kimia adalah paduan beberapa bahan atau senyawa kimia yang tidak disintesis oleh tubuh. Dalam dunia farmakologi, obat digunakan untuk mencegah, meringankan, dan menyembuhkan penyakit serta meningkatkan kesehatan. Meski dipercaya lebih efektif dibanding obat tradisional maupun herbal, obat kimia memiliki efek dan sifat tertentu yang cenderung memberi dampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini penjelasannya.

Dosis terus meningkat

Dosis penggunaan obat kimia akan terus naik saat pemakaian kedua dan seterusnya (untuk pengobatan penyakit yang sama). Saat mengonsumsi obat kimia, tubuh akan beradaptasi dan kemudian berubah makin kebal dan resisten (menolak) terhadap obat tersebut.

Sympthomatis

Banyak yang memercayai bahwa obat kimia dapat dengan cepat menyembuhkan penyakit. Namun sebenarnya obat kimia hanya bekerja menghilangkan gejala dan mengurangi penyakit yang timbul saja.

Paliatif

Paliatif berarti penyembuhan spekulatif. Obat kimia dapat menyembuhkan penyakit yang relatif akut. Meski reaksinya cepat, obat kimia dapat mengendap dan berubah menjadi racun yang justru berbahaya bagi organ tubuh (destruktif). Pengendapan tersebut dapat menimbulkan efek samping, seperti kerusakan hati, iritasi lambung, dan komplikasi penyakit.

Penggunaan obat kimia sebenarnya sah-sah saja asalkan sesuai dengan dosis. Namun penggunaan dalam jangka panjang akan membawa dampak yang merugikan, baik secara fisik maupun psikis. Berikut ini penjelasan untuk menjawab pertanyaan apakah obat kimia berbahaya.

Secara fisik, obat-obatan kimia memiliki efek buruk yang cukup massif. Infeksi virus dan bakteri, kerusakan indera, jantung, saraf, dan ginjal, serta berkurangnya tingkat imun pada tubuh. Dan tak menutup kemungkinan akan memicu komplikasi dari beberapa atau semua hal tersebut. Dengan demikian konsumsi obat-obatan kimia tidak seharusnya sembarangan atau lebih baik sesuai dengan anjuran dokter.

Dari beberapa hal di atas yang paling sering menjadi sasaran adalah ginjal. Karena peran ginjal yang cukup aktif sebagai penyaring darah dan kandungan dari obat-obatan kimia didistribusikan oleh darah. Hal tersebut dapat memicu tumpukan ampas yang dapat menjadi racun dan bahayanya, bisa menjadi penyebab gagal ginjal. Potensi lainnya, bisa mengakibatkan kencing batu sampai nekrosis ginjal di kemudian hari. Selain tidak mengonsumsi obat-obatan kimia secara sembarangan, banyak minum air putih dapat pula mereduksi potensi gangguan atau penyakit yang sudah disebutkan di atas. Kita dianjurkan untuk minum minimal 8 gelas perhari untuk menjaga kesehatan ginjal.

Begitu pun untuk menjaga sistem imun yang dapat menangkal zat asing, disarankan untuk tidak banyak mengonsumsi obat-obatan kimia. Ampas atau sampah sisa kandungan obat akan berangsur menumpuk dan menjadi racun yang dapat melemahkan sistem imun tubuh. Hal tersebut dapat berpotensi menimbulkan komplikasi, baik gangguan ataupun kerusakan beberapa organ. Meskipun tidak langsung nampak, gejalanya harus tetap diwaspadai.

Secara psikis, dampak dari obat-obat kimia juga cukup meresahkan. Dari munculnya ketergantungan atau adiksi, insomnia atau susah tidur, hingga fobia berlebihan. Sebenarnya baik secara fisik maupun psikis saling berhubungan. Karena dalam rentang waktu tertentu, gangguan psikis pun akan dapat mengakibatkan gangguan pada fisik atau organ tubuh.

Meninjau beberapa dampak buruk di atas, kita kita disarankan untuk tetap menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan demikian kita akan terhindarkan dari konsumsi obat-obatan kimia yang berpotensi menyebabkan komplikasi. Semoga bermanfaat.